Penekanan pada sifat-sifat wajib, mustahil, dan jaiz bagi Allah. Namun tidak dalam bentuk teologis rumit, melainkan sebagai landasan untuk muraqabah (merasa diawasi Allah) dan mahabbah (cinta kepada Allah).
Bagian ini menguraikan:
Penulis mengawali dengan hadis Nabi: “Man ‘arafa nafsahu faqad ‘arafa rabbahu” (Barang siapa mengenal dirinya, maka ia mengenal Tuhannya). Bagian ini membahas:
Secara harfiah, Kifayatul Atqiya berarti "Kecukupan bagi Orang-Orang Bertakwa". Kitab ini sebenarnya merupakan syarah (penjelasan) atas kitab Minhajul ‘Abidin karangan Imam Al-Ghazali. Syeikh Abu Bakar Syatha menyusunnya dengan bahasa yang lebih sistematis agar mudah dipahami oleh kalangan awam hingga menengah.
Kitab ini terdiri dari muqaddimah dan empat bagian utama (rukn) yang merepresentasikan tingkatan spiritual seorang salik (pejalan menuju Allah):
The search for Kitab Kifayatul Atqiya PDF highlights a shift in how religious knowledge is consumed. The PDF format offers distinct advantages:
Perlu diketahui bahwa belum semua versi PDF Kifayatul Atqiya memiliki terjemahan Bahasa Indonesia di dalamnya. Kebanyakan file PDF yang beredar di Maktabah Syamilah adalah versi Bahasa Arab (Naskh) saja.
Namun, jangan khawatir, berikut solusi untuk mendapatkan terjemahannya:
Opsi 1: Cari Versi Cetak (Fisik) Kitab ini sangat populer di Pesantren di Indonesia. Banyak penerbit lokal yang telah mencetaknya dengan terjemahan.
Opsi 2: Baca Versi Online (Maktabah Paten) Ada situs Maktabah Paten yang menyajikan kitab ini dengan format Arab, Terjemah, dan Syarah (penjelasan) secara berdampingan.
Opsi 3: Gunakan Kitab Lain Sebagai Referensi Karena Kifayatul Atqiya adalah ringkasan dari Nihayatul Zain, Anda bisa menggunakan terjemahan kitab Nihayatul Zain (karya penulis yang sama) sebagai referensi. Kitab Nihayatul Zain lebih banyak diterjemahkan ke Bahasa Indonesia.