Tentu, tidak semua orang menyukai tren ini. Beberapa kritik yang muncul:
Namun, kreator konten Kak Syalifah (atau para penggemarnya) membalas bahwa ini hanyalah hiburan. Selama tidak ada konten vulgar atau ajakan maksiat, POV "wot bareng hijabers" tidak lebih berbahaya dari film roman remaja.
Nama Kak Syalifah meledak bukan karena ia seorang selebritas mainstream, artis sinetron, atau penyanyi terkenal. Justru, auranya terletak pada relatability—dia adalah girl next door versi hijab modern.
Dari unggahan yang viral, Kak Syalifah digambarkan sebagai perempuan berhijab (biasanya syar’i atau pashmina), dengan riasan flawless namun tetap natural, sering terlihat tersenyum malu atau menatap kamera seolah hanya kepada satu orang: kamu.
Dalam setiap video POV, biasanya sudut pandang kamera adalah dari mata si kreator. Lalu Kak Syalifah muncul di tengah suasana santai: di kafe, di mal, atau saat car free day. Dialognya pendek, misalnya:
"Eh, lo mau nemenin aku cari baju nggak? Sendiri, nih." pov kamu wot bareng hijabers cantik kak syalifah viral
Atau:
"Kamu wot bareng aku? Serius? Aku kirain kamu sibuk."
Itulah sebabnya frasa "kamu wot bareng hijabers cantik" terasa begitu personal. Seolah-olah alam semesta sedang memberikan kesempatan kedua bagi setiap orang yang pernah punya crush berhijab tapi gugup untuk mendekati.
Cafe outdoor, taman kota, atau toko buku. Pastikan pencahayaan natural.
Agar sebuah POV bisa disebut viral, ada resepnya. Berikut elemen-elemen yang membuat konten ini disukai lebih dari 15 juta kali di berbagai platform: Tentu, tidak semua orang menyukai tren ini
Fenomena POV Kak Syalifah tidak hanya berhenti di konten hiburan. Banyak kreator laki-laki yang kemudian membuat video reaksi atau duet, menyatakan bahwa POV tersebut "menyadarkan" mereka bahwa:
Di sisi lain, beberapa kreator perempuan juga ikut membuat POV versi sebaliknya: "POV: Kamu wot bareng cowok baik, tapi dia malah sibuk main HP."
Namun inti dari viralnya Kak Syalifah adalah ia berhasil mematahkan stereotip bahwa perempuan berhijab itu kaku, sulit didekati, atau selalu serius. Kak Syalifah menunjukkan bahwa hijabers cantik bisa menjadi sosok yang fun, flirty dengan batas sopan, dan sangat menghargai keberanian seseorang.
Spekulasi liar di media sosial menyebutkan bahwa Kak Syalifah akan segera:
Namun, terlepas dari itu semua, Kak Syalifah telah berhasil melakukan sesuatu yang sulit: membuat olahraga terasa menyenangkan meskipun dengan cara yang menyakitkan secara emosional. Namun, kreator konten Kak Syalifah (atau para penggemarnya)
Kebanyakan video Kak Syalifah menggunakan lagu-lagu bernuansa indie pop atau lo-fi, seperti lagu "P.S. I Love You" versi cover atau instrumentasi gitar akustik. Ini menambah kesan romantis yang tidak berlebihan.
Pernahkah kamu merasa sebel sama teman kamu yang hobinya WOT (Walk on Talk/Workout Together) tapi malah sibuk recokin? Atau justru kamu yang sering jadi korban?
Dalam beberapa pekan terakhir, satu frasa mendominasi lini masa TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts: "POV kamu WOT bareng hijabers cantik kak Syalifah."
Video-video dengan sudut pandang orang pertama (POV) ini telah mengumpulkan puluhan juta tayangan. Tapi, apa sebenarnya yang membuat konten ini begitu viral? Mari kita bedah tuntas fenomena Kak Syalifah, hijabers cantik yang bikin gerah (dalam arti positif dan negatif) saat WOT.