Contoh Surat Perjanjian Commitment Fee Today
Sebelum melihat contohnya, pastikan surat Anda memuat:
Perhitungan fee dihitung secara harian berdasarkan saldo sisa plafon yang tidak digunakan, dengan formula:
(Sisa Plafon x 1%) / 360 hari
Berikut adalah contoh surat perjanjian Commitment Fee (Biaya Komitmen) dalam bahasa Indonesia. Surat ini umum digunakan dalam konteks pendanaan, pinjaman, atau kerja sama investasi di mana satu pihak menyediakan fasilitas kredit atau modal, dan pihak lain membayar biaya sebagai imbalan atas kesiapan dana tersebut.
PERJANJIAN COMMITMENT FEE
Nomor: [001/CF/XX/2024]
Pada hari ini, [Hari], tanggal [Tanggal], tahun [Tahun], kami yang bertanda tangan di bawah ini:
1. PIHAK PEMBERI KOMITMEN (Kreditur / Pemberi Dana)
Nama : [Nama Lengkap / Perusahaan Pemberi Dana]
Jabatan : [Jabatan, jika perusahaan]
Alamat : [Alamat Lengkap]
Selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA.
2. PIHAK PENERIMA KOMITMEN (Debitur / Pemohon Dana)
Nama : [Nama Lengkap / Perusahaan Pemohon Dana]
Jabatan : [Jabatan, jika perusahaan]
Alamat : [Alamat Lengkap]
Selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.
Para pihak menyatakan terlebih dahulu hal-hal sebagai berikut:
Dengan ini para pihak sepakat untuk mengikatkan diri dalam perjanjian ini dengan ketentuan sebagai berikut.
Pasal 1 – Besaran dan Cara Pembayaran Commitment Fee
Pasal 2 – Jangka Waktu Komitmen
Pasal 3 – Hak dan Kewajiban
Pasal 4 – Force Majeure
Para pihak tidak dapat dituntut apabila terjadi keterlambatan atau kegagalan pemenuhan kewajiban akibat keadaan di luar kemampuan (force majeure) seperti bencana alam, perang, kebakaran, atau perubahan kebijakan pemerintah yang signifikan.
Pasal 5 – Penyelesaian Sengketa
Segala perselisihan yang timbul dari perjanjian ini akan diselesaikan secara musyawarah. Jika tidak tercapai kesepakatan, para pihak memilih domisili hukum tetap di Pengadilan Negeri [Kota].
Pasal 6 – Lain-lain
Demikian perjanjian ini dibuat dengan kesadaran penuh tanpa paksaan dari pihak manapun.
[Tempat, Tanggal]
PIHAK PERTAMA
(Pemberi Komitmen)
[Materai 10.000]
(_____________________)
[Nama Jelas & Tanda Tangan]
PIHAK KEDUA
(Penerima Komitmen)
[Materai 10.000]
(_____________________)
[Nama Jelas & Tanda Tangan]
The Surat Perjanjian Commitment Fee serves as a critical risk management tool for capital providers. It ensures that the cost of capital reservation is accounted for and creates a binding obligation for the borrower to proceed with the transaction or compensate the lender for their reserved time and resources.
Disclaimer: This paper and the template provided are for educational and illustrative purposes only. They do not constitute legal advice. For actual transactions, it is recommended to consult with a legal professional to ensure compliance with current laws and specific business needs.
Berikut adalah panduan dan contoh Surat Perjanjian Commitment Fee yang umum digunakan dalam transaksi bisnis, properti, atau pendanaan. Apa itu Commitment Fee?
Commitment Fee adalah sejumlah uang yang dibayarkan oleh satu pihak (misalnya pembeli/debitur) kepada pihak lain (misalnya penjual/kreditur) sebagai tanda keseriusan untuk mengikatkan diri dalam sebuah transaksi atau perjanjian utama (seperti jual beli tanah, proyek, atau pinjaman). Fungsi Surat Perjanjian Commitment Fee:
Mengunci Kesepakatan: Memastikan pihak penjual tidak menjual aset ke pihak lain dalam jangka waktu tertentu. Tanda Serius: Membuktikan niat baik pembeli.
Kepastian Hukum: Mengatur konsekuensi jika salah satu pihak wanprestasi (membatalkan sepihak). Komponen Penting dalam Surat Identitas lengkap para pihak (Pihak Pertama dan Kedua). Objek perjanjian (barang/proyek/nominal dana). Nominal Commitment Fee. Jangka waktu commitment.
Konsekuensi pembatalan (apakah fee hangus atau dikembalikan). Contoh Surat Perjanjian Commitment Fee SURAT PERJANJIAN COMMITMENT FEE
Pada hari ini, [Hari, Tanggal], bertempat di [Kota], kami yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: [Nama Lengkap]NIK: [Nomor KTP]Alamat: [Alamat Lengkap]Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA (Penjual/Penerima Dana).
Nama: [Nama Lengkap]NIK: [Nomor KTP]Alamat: [Alamat Lengkap]Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA (Pembeli/Pemberi Dana).
Para Pihak terlebih dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut:
Bahwa Pihak Pertama adalah pemilik sah atas [Sebutkan Objek: misal Tanah/Proyek] yang berlokasi di [Alamat Objek].
Bahwa Pihak Kedua bermaksud untuk membeli/mengerjakan proyek tersebut.
Berdasarkan hal tersebut, Para Pihak sepakat untuk membuat perjanjian Commitment Fee dengan ketentuan:
PASAL 1: NOMINAL COMMITMENT FEEPihak Kedua menyerahkan Commitment Fee sebesar Rp[Jumlah Angka] ([Jumlah dalam Huruf] Rupiah) kepada Pihak Pertama. Pembayaran dilakukan secara [Tunai/Transfer ke Rekening No: ...] pada tanggal penandatanganan surat ini. PASAL 2: TUJUAN DAN JANGKA WAKTU
Commitment Fee ini bertujuan sebagai tanda keseriusan Pihak Kedua untuk melanjutkan transaksi [Jual Beli/Proyek]. contoh surat perjanjian commitment fee
Pihak Pertama berjanji tidak akan menawarkan objek tersebut kepada pihak lain selama jangka waktu perjanjian ini berlaku.
Perjanjian ini berlaku selama [Jumlah] hari, terhitung sejak [Tanggal Mulai] sampai dengan [Tanggal Berakhir]. PASAL 3: KONSEKUENSI PEMBATALAN (WANPRESTASI)
Jika Pihak Kedua membatalkan sepihak sebelum jangka waktu berakhir, maka Commitment Fee dinyatakan hangus dan menjadi hak Pihak Pertama.
Jika Pihak Pertama membatalkan sepihak atau menjual objek kepada pihak lain selama jangka waktu, maka Pihak Pertama wajib mengembalikan Commitment Fee kepada Pihak Kedua sebesar 2x lipat (atau sesuai kesepakatan) dalam waktu [Jumlah] hari.
PASAL 4: PENYELESAIAN SENGKETAApabila terjadi perselisihan, Para Pihak sepakat menyelesaikannya secara musyawarah. Jika tidak tercapai, akan diselesaikan melalui jalur hukum yang berlaku.
Demikian surat perjanjian ini dibuat dengan kesadaran penuh tanpa paksaan, ditandatangani di atas meterai yang cukup. [Kota], [Tanggal] PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA (Meterai 10.000) (Nama Lengkap) (Nama Lengkap) Tips Penting
Gunakan Meterai: Agar memiliki kekuatan pembuktian yang lebih kuat di pengadilan.
Detail Konsekuensi: Pastikan pasal mengenai pembatalan (Pasal 3) tertulis jelas, apakah fee hangus atau dikembalikan (refund), untuk menghindari perdebatan.
Transfer Bank: Usahakan pembayaran Commitment Fee melalui transfer bank agar ada bukti transaksi yang sah.
Untuk memastikan surat perjanjian ini sesuai dengan kebutuhan Anda, silakan beritahu saya:
Apa objek perjanjiannya? (Jual beli tanah, rumah, atau proyek bisnis?)
Apa kesepakatan pembatalannya? (Apakah fee hangus jika pembeli batal, atau dikembalikan jika penjual batal?) Apakah ada jangka waktu khusus untuk pelunasan transaksi?
Berikut adalah draf lengkap Surat Perjanjian Commitment Fee yang dirancang secara formal dan komprehensif. Surat ini umumnya digunakan dalam transaksi perantara properti, proyek, atau pendanaan di mana satu pihak memberikan imbalan (fee) kepada pihak lain yang telah membantu terlaksananya transaksi. SURAT PERJANJIAN PEMBERIAN COMMITMENT FEE Pada hari ini, , bertempat di [Lokasi/Kota]
, telah dibuat dan disepakati Perjanjian Pemberian Commitment Fee (selanjutnya disebut "Perjanjian") oleh dan di antara: [Nama Lengkap Pihak Pertama]
, bertindak selaku [Jabatan, misal: Direktur PT XXX / Pemilik Properti], beralamat di [Alamat Lengkap], pemegang KTP No: [Nomor KTP]. Dalam hal ini disebut sebagai PIHAK PERTAMA (Pemberi Fee) [Nama Lengkap Pihak Kedua]
, bertindak selaku [Jabatan/Individu], beralamat di [Alamat Lengkap], pemegang KTP No: [Nomor KTP]. Dalam hal ini disebut sebagai PIHAK KEDUA (Penerima Fee) Kedua belah pihak secara bersama-sama disebut sebagai PARA PIHAK
. PARA PIHAK terlebih dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut: PIHAK PERTAMA
bermaksud untuk [menjual properti / mendapatkan pendanaan / memenangkan tender proyek] atas [Sebutkan Objek Transaksi secara detail]. PIHAK KEDUA
telah membantu memfasilitasi, menghubungkan, dan menjembatani PIHAK PERTAMA
dengan pihak ketiga (pembeli/investor) hingga tercapai kesepakatan transaksi.
Berdasarkan pertimbangan tersebut, PARA PIHAK sepakat untuk mengikatkan diri dalam perjanjian dengan ketentuan sebagai berikut: PASAL 1: OBJEK PERJANJIAN PIHAK PERTAMA setuju untuk memberikan imbalan berupa Commitment Fee PIHAK KEDUA
atas jasanya dalam keberhasilan transaksi [Sebutkan Objek, misal: Penjualan Lahan di Bekasi] dengan total nilai transaksi sebesar Rp [Nilai Transaksi] PASAL 2: BESARAN COMMITMENT FEE Commitment Fee yang disepakati oleh PARA PIHAK adalah sebesar [Persentase]%
dari total nilai transaksi, atau senilai bersih (net) sebesar Rp [Jumlah Nominal] ( [Terbilang dalam huruf] ). PASAL 3: MEKANISME PEMBAYARAN Pembayaran Commitment Fee dilakukan oleh PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA dengan ketentuan:
Pembayaran dilakukan paling lambat [Jumlah] hari kerja setelah PIHAK PERTAMA menerima pembayaran/pencairan dana dari pihak ketiga. Pembayaran dilakukan melalui transfer bank ke rekening PIHAK KEDUA Nama Bank: [Nama Bank] Nomor Rekening: [Nomor Rekening] Atas Nama: [Nama Pemilik Rekening] PASAL 4: KERAHASIAAN (CONFIDENTIALITY)
PARA PIHAK wajib menjaga kerahasiaan isi Perjanjian ini dari pihak mana pun yang tidak berkepentingan. Informasi mengenai besaran fee dan identitas para pihak tidak boleh dibocorkan tanpa persetujuan tertulis dari pihak lainnya. PASAL 5: JANGKA WAKTU
Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatangani sampai dengan seluruh kewajiban pembayaran Commitment Fee PIHAK PERTAMA dinyatakan lunas dan diterima oleh PIHAK KEDUA PASAL 6: PENYELESAIAN PERSELISIHAN
Apabila terjadi perselisihan di kemudian hari terkait pelaksanaan perjanjian ini, PARA PIHAK sepakat untuk menyelesaikannya secara musyawarah untuk mufakat. Apabila tidak tercapai mufakat, maka perselisihan akan diselesaikan melalui jalur hukum di [Sebutkan Pengadilan Negeri, misal: Pengadilan Negeri Jakarta Selatan]. PASAL 7: PENUTUP
Demikian Perjanjian ini dibuat dalam rangkap 2 (dua) yang masing-masing memiliki kekuatan hukum yang sama dan ditandatangani di atas materai yang cukup. PIHAK PERTAMA, (Materai 10.000) [Nama Lengkap & Stempel jika ada] PIHAK KEDUA, [Nama Lengkap] Saksi-Saksi: [Nama Saksi 1] ________________ [Nama Saksi 2] ________________ Tips Tambahan dalam Menyusun Perjanjian: Legalitas:
Pastikan identitas (KTP/Akta Perusahaan) dilampirkan sebagai bagian dari verifikasi.
Tentukan apakah fee tersebut sudah termasuk pajak (PPh) atau merupakan nilai bersih (net). Menurut Investopedia
, biaya komitmen seringkali tetap harus dibayar bahkan jika transaksi utama tidak berlanjut, tergantung pada klausul yang disepakati. Kejelasan Objek:
Semakin detail deskripsi proyek atau aset yang ditransaksikan, semakin kecil risiko sengketa di masa depan.
Apakah Anda ingin saya menyesuaikan klausul tertentu, misalnya untuk pembayaran bertahap pembatalan sepihak
Surat Perjanjian Commitment Fee adalah dokumen legal yang menjamin pembayaran imbalan (fee) kepada pihak mediator atau broker setelah suatu transaksi berhasil dilaksanakan. Surat ini berfungsi sebagai pengikat kepercayaan dan kepastian hukum agar hak pihak perantara tetap terlindungi.
Berikut adalah struktur umum dan contoh draf surat tersebut: Struktur Utama Surat Perjanjian
Identitas Para Pihak: Nama, NIK, dan alamat Pihak Pertama (Pemberi Fee) dan Pihak Kedua (Penerima Fee).
Objek Perjanjian: Penjelasan mengenai transaksi yang sedang dimediasi (misal: jual beli tanah atau proyek pengadaan).
Besaran Fee: Persentase atau nominal pasti yang akan dibayarkan.
Waktu Pembayaran: Klausul yang menyatakan fee dibayarkan segera setelah dana transaksi cair.
Penyelesaian Perselisihan: Prosedur jika terjadi wanprestasi atau ingkar janji. Contoh Surat Perjanjian Commitment Fee SURAT PERNYATAAN KOMITMEN (COMMITMENT FEE)
Pada hari ini, [Hari/Tanggal], yang bertanda tangan di bawah ini: Sebelum melihat contohnya, pastikan surat Anda memuat:
Nama: [Nama Pemberi Fee]Alamat: [Alamat Lengkap]Pekerjaan: [Pekerjaan]Selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA.
Nama: [Nama Penerima Fee]Alamat: [Alamat Lengkap]Pekerjaan: [Pekerjaan]Selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.
PASAL 1: KESEPAKATANPIHAK PERTAMA menyatakan bersedia memberikan imbalan (Commitment Fee) kepada PIHAK KEDUA atas jasa perantara dalam transaksi [Sebutkan Transaksinya, misal: Penjualan Lahan di Bekasi].
PASAL 2: NOMINAL FEEPIHAK PERTAMA sepakat untuk memberikan fee sebesar [Persentase]% dari nilai kontrak, atau sebesar Rp [Nominal] (Terbilang: ...) kepada PIHAK KEDUA.
PASAL 3: MEKANISME PEMBAYARANPembayaran akan dilakukan oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA segera setelah PIHAK PERTAMA menerima pembayaran/pelunasan dari pihak pembeli/investor, melalui transfer ke rekening: Bank: [Nama Bank] Nomor Rekening: [No. Rekening] Atas Nama: [Nama Pemilik Rekening]
PASAL 4: PENUTUPSurat ini dibuat dalam keadaan sadar tanpa paksaan dari pihak mana pun dan memiliki kekuatan hukum yang mengikat sejak ditandatangani. [Kota], [Tanggal] PIHAK PERTAMA (Materai 10.000) PIHAK KEDUA (Nama Jelas) (Nama Jelas)
Apakah Anda memerlukan tambahan klausul kerahasiaan (NDA) atau ingin menyesuaikan surat ini untuk jenis proyek spesifik?
Surat perjanjian commitment fee (atau komisi) biasanya digunakan untuk mengikat kesepakatan antara pemilik proyek/barang dengan pihak penghubung (mediator/agen). Surat ini berfungsi sebagai jaminan hukum bahwa mediator akan menerima imbalan setelah transaksi berhasil.
Berikut adalah draf lengkap dengan fitur utama (full feature) yang mencakup identitas, nilai komisi, mekanisme pembayaran, hingga penyelesaian sengketa. SURAT PERJANJIAN KOMITMEN FEE Nomor: [Nomor Surat/Internal/Bulan/Tahun]
Pada hari ini, [Hari], tanggal [Tanggal] bulan [Bulan] tahun [Tahun], bertempat di [Lokasi City], kami yang bertandatangan di bawah ini:
Nama: [Nama Lengkap]Jabatan: [Jabatan, misal: Direktur/Pemilik]Alamat: [Alamat Lengkap]No. KTP: [Nomor KTP]Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama [Nama Perusahaan], selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA.
Nama: [Nama Lengkap Mediator]Pekerjaan: [Pekerjaan/Profesi]Alamat: [Alamat Lengkap]No. KTP: [Nomor KTP]Dalam hal ini bertindak sebagai perorangan/mediator, selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.
Para Pihak sepakat untuk mengadakan perjanjian komitmen fee dengan ketentuan sebagai berikut: Pasal 1: Objek Kerjasama
PIHAK PERTAMA memberikan kuasa kepada PIHAK KEDUA sebagai mediator/penghubung untuk membantu proses transaksi [Sebutkan Proyek/Barang, misal: Penjualan Lahan/Proyek Konstruksi] yang berlokasi di [Alamat Objek] dengan total nilai transaksi sebesar Rp [Nilai Transaksi]. Pasal 2: Nilai Komitmen Fee
Atas jasa PIHAK KEDUA, PIHAK PERTAMA berkomitmen memberikan imbalan (fee) sebesar:
Persentase: [Misal: 2,5%] dari total nilai kontrak/penjualan.
Nilai Nominal: Rp [Jumlah dalam Angka] (Terbilang: [Jumlah dalam Huruf] Rupiah). Pasal 3: Mekanisme Pembayaran
Pembayaran fee dilakukan setelah PIHAK PERTAMA menerima pembayaran/pelunasan dari pihak pembeli/investor. Pembayaran akan ditransfer ke rekening PIHAK KEDUA: Nama Bank: [Nama Bank] Nomor Rekening: [No. Rekening] Atas Nama: [Nama Pemilik Rekening] Pasal 4: Jangka Waktu & Kerahasiaan
Perjanjian ini berlaku selama proses transaksi berlangsung hingga pelunasan imbalan selesai.
Kedua belah pihak wajib menjaga kerahasiaan isi perjanjian ini dari pihak ketiga manapun tanpa persetujuan tertulis. Pasal 5: Penyelesaian Sengketa
Apabila terjadi perselisihan, Para Pihak akan menyelesaikannya secara musyawarah mufakat. Jika tidak tercapai kesepakatan, maka akan diselesaikan melalui jalur hukum di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri [Sebutkan Kota].
Demikian surat perjanjian ini dibuat dalam 2 (dua) rangkap asli bermaterai cukup yang mempunyai kekuatan hukum yang sama. PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA (Meterai 10.000) (Tanda Tangan) ([Nama Jelas/Stempel]) ([Nama Jelas]) Tips Penting dalam Membuat Surat Ini:
Gunakan Meterai: Sesuai aturan terbaru, gunakan meterai Rp 10.000 agar dokumen memiliki kekuatan hukum di pengadilan.
Detail Objek: Pastikan deskripsi barang atau proyek sangat spesifik (misal: luas tanah, nomor sertifikat, atau nama proyek pemerintah) untuk menghindari multitafsir.
Saksi: Jika nilai transaksi sangat besar, sangat disarankan menambahkan minimal 2 (dua) orang saksi yang ikut menandatangani surat tersebut.
Apakah Anda memerlukan draf khusus untuk sektor tertentu seperti properti atau proyek konstruksi?
Surat Perjanjian Komitmen Fee Royalti | PDF | Hukum - Scribd
Berikut adalah contoh surat perjanjian commitment fee:
SURAT PERJANJIAN COMMITMENT FEE
Nomor: [Nomor Surat]
Tanggal: [Tanggal Surat]
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Dengan ini menyatakan bahwa:
Pasal 1: Definisi
Pasal 2: Fasilitas Kredit
Pihak Pertama dengan ini menyatakan kesediaannya untuk menyediakan Fasilitas Kredit kepada Pihak Kedua sebesar [Jumlah Fasilitas Kredit].
Pasal 3: Commitment Fee
Pihak Kedua dengan ini menyatakan kesediaannya untuk membayar Commitment Fee kepada Pihak Pertama sebesar [Jumlah Commitment Fee] atau **[Persentase Commitment Fee]% dari jumlah Fasilitas Kredit.
Pasal 4: Pembayaran Commitment Fee
Pihak Kedua wajib membayar Commitment Fee kepada Pihak Pertama dalam waktu [Waktu Pembayaran] hari kalender sejak tanggal perjanjian ini ditandatangani.
Pasal 5: Kegunaan Commitment Fee
Commitment Fee yang dibayar oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama digunakan sebagai ganti atas kesediaan Pihak Pertama untuk menyediakan Fasilitas Kredit kepada Pihak Kedua.
Pasal 6: Persyaratan dan Ketentuan
Pihak Kedua wajib memenuhi semua persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan oleh Pihak Pertama untuk memanfaatkan Fasilitas Kredit.
Pasal 7: Penutup
Perjanjian ini berlaku efektif sejak tanggal ditandatangani dan dapat berakhir apabila Pihak Kedua telah memenuhi semua kewajiban dan ketentuan yang ditetapkan oleh Pihak Pertama.
Dengan ini menyatakan bahwa kami telah membaca, memahami, dan menyetujui isi perjanjian ini.
Ttd,
Pihak Pertama
[Nama Pihak Pertama]
Pihak Kedua
[Nama Pihak Kedua]
Tanggal: [Tanggal Surat]
Namun perlu diingat bahwa contoh surat perjanjian di atas hanya sebagai referensi dan tidak dapat digunakan secara langsung tanpa berkonsultasi dengan ahli hukum atau notaris. Pastikan Anda memahami dan memenuhi semua persyaratan dan ketentuan yang berlaku.
Surat Perjanjian Komitmen Fee (Commitment Fee Agreement) is a legally binding document used in Indonesia to guarantee payment to a third party—usually a mediator or broker—for their role in facilitating a business transaction.
A thorough review of common templates and legal practices reveals the following essential components: 1. Key Structural Elements A standard agreement typically includes: Identitas Para Pihak (Party Identity):
Full names, ID numbers (NIK), job titles, and addresses of the First Party (payer) and Second Party (recipient/mediator). Objek Perjanjian (Agreement Object):
A clear description of the specific project or transaction (e.g., "Pembangunan Proyek Wood Pellet"). Besaran Fee (Fee Amount):
Usually expressed as a percentage of the total contract value (e.g., 5% or 7.5%) or a fixed nominal amount. Mekanisme Pembayaran (Payment Mechanism):
Defines when the fee is paid—typically after the First Party receives a Down Payment or milestone payment from the client. Masa Berlaku (Validity Period):
The commitment usually lasts as long as the main contract or Memorandum of Understanding (MoU) is active. 2. Deep Review & Practical Tips Legal Standing:
In Indonesia, for a commitment fee agreement to be considered strong in court, it should be signed over a
(legal stamp). For high-value transactions, having the document notarized adds significant legal weight. Clarity on "Success":
The "Success Fee" clause must explicitly define what constitutes a "successful" transaction to avoid disputes over whether the mediator's job is complete. Formatting Matters: When creating this document in software like MS Word, use A4 portrait orientation with standard margins. Use the to align colons for a professional, readable layout. 3. Common Variations Templates often differ based on the industry: Mediator Proyek: For construction or government tenders. Jual Beli Tanah: Focused on property transactions. Fee Marketing: Standard for sales-based referrals. template draft
for a particular type of transaction, such as real estate or a construction project? Surat Perjanjian Komitmen Fee1 | PDF - Scribd
Berikut adalah contoh Surat Perjanjian Commitment Fee yang umum digunakan untuk mengikat komitmen antara pemberi referensi (mediator) dan pihak yang membayar fee dalam sebuah transaksi bisnis. SURAT PERJANJIAN PEMBERIAN COMMITMENT FEE
Pada hari ini, [Hari], [Tanggal/Bulan/Tahun], kami yang bertanda tangan di bawah ini:
[Nama Lengkap Pihak 1]No. KTP: [Nomor KTP]Alamat: [Alamat Lengkap]Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama sendiri/perusahaan, yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA (Pemberi Fee).
[Nama Lengkap Pihak 2]No. KTP: [Nomor KTP]Alamat: [Alamat Lengkap]Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama sendiri/perusahaan, yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA (Penerima Fee).
Kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan perjanjian mengenai pemberian commitment fee dengan ketentuan sebagai berikut:
Pasal 1: Objek TransaksiPihak Pertama setuju memberikan imbalan jasa (commitment fee) kepada Pihak Kedua atas jasa mediasi/referensi dalam transaksi [Sebutkan Jenis Transaksi, misal: Jual Beli Tanah/Proyek Pengadaan] terhadap [Nama Objek/Perusahaan] dengan nilai transaksi sebesar Rp [Nilai Total].
Pasal 2: Besaran FeePihak Pertama akan memberikan commitment fee kepada Pihak Kedua sebesar [Persentase]% dari nilai transaksi atau senilai Rp [Jumlah Nominal].
Pasal 3: Tata Cara PembayaranPembayaran akan dilakukan oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua segera setelah Pihak Pertama menerima pembayaran dari pihak pembeli/pemberi kerja, melalui transfer ke rekening berikut: Nama Bank: [Nama Bank] Nomor Rekening: [Nomor Rekening] Atas Nama: [Nama Pemilik Rekening]
Pasal 4: KerahasiaanKedua belah pihak wajib menjaga kerahasiaan isi perjanjian ini dari pihak luar mana pun tanpa persetujuan tertulis dari pihak lainnya.
Pasal 5: PenutupDemikian surat perjanjian ini dibuat dalam 2 (dua) rangkap bermaterai cukup dan mempunyai kekuatan hukum yang sama, ditandatangani secara sadar tanpa paksaan dari pihak mana pun. [Kota], [Tanggal] PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA (Meterai 10.000) (Nama Jelas) (Nama Jelas) Hal Penting dalam Commitment Fee
Definisi: Merupakan komisi atau biaya komitmen yang dibayarkan kepada pihak yang membantu terlaksananya suatu kontrak atau pinjaman.
Legalitas: Pastikan mencantumkan nomor KTP dan alamat yang jelas sesuai identitas resmi.
Pajak: Jika transaksi bernilai besar, diskusikan apakah fee tersebut sudah termasuk pajak penghasilan (PPh) atau belum.
Apakah Anda memerlukan draf yang lebih spesifik untuk jenis proyek konstruksi atau jual beli properti? Commitment fee - Practical Law - Thomson Reuters
Jika PIHAK KEDUA terlambat membayar, dikenakan denda sebesar 0.25% per hari dari jumlah yang harus dibayar.
Hal-hal yang belum diatur dalam perjanjian ini akan diselesaikan secara musyawarah. Jika tidak tercapai kesepakatan, maka dipilih domisili hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Demikian surat perjanjian ini dibuat dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan dari pihak manapun. (Sisa Plafon x 1%) / 360 hari
| Jakarta, 24 April 2025 | | :--- | | PIHAK PERTAMA | PIHAK KEDUA | | (Materai Rp 10.000) | (Materai Rp 10.000) | | ttd | ttd | | Budi Santoso, SE, MBA | Citra Dewi, SH | | Direktur Utama | Direktur |