Catatan: Penjelasan ini bertujuan untuk kewaspadaan, bukan untuk praktik.
Secara garis besar, "ngocok" di warnet biasanya melalui pola: ABG ngocok rame-rame di warnet...
Meskipun sering dianggap "kenakalan remaja biasa", "ngocok" memiliki korban nyata: Catatan: Penjelasan ini bertujuan untuk kewaspadaan
Di era itu, warnet belum memerlukan KTP untuk registrasi seperti sekarang. Cukup bayar Rp3.000 - Rp5.000 per jam, seorang ABG bisa duduk di pojok ruangan. Tidak ada CCTV seperti sekarang. Saat terjadi kejahatan digital, polisi akan kesulitan melacak pelaku karena mereka berpindah-pindah warnet. bukan untuk praktik. Secara garis besar